Larangan Media Sosial Anak Bukan Sekadar Masalah Umur
Rencana Inggris melarang anak di bawah 16 tahun memakai media sosial menunjukkan bahwa perlindungan digital tidak bisa hanya bergantung pada batas usia.
Baca Artikel →Menampilkan artikel dalam kategori "Tech"
Rencana Inggris melarang anak di bawah 16 tahun memakai media sosial menunjukkan bahwa perlindungan digital tidak bisa hanya bergantung pada batas usia.
Baca Artikel →
Kenaikan valuasi SpaceX melewati Tesla menunjukkan bahwa masa depan transportasi semakin ditentukan oleh integrasi infrastruktur, software, energi, dan AI.
Baca Artikel →
FBI membangun kota replika untuk melatih investigasi cyberattack, dan pelajarannya relevan untuk bisnis yang ingin lebih siap menghadapi insiden digital.
Baca Artikel →
Insiden eksploitasi celah Oracle PeopleSoft menunjukkan bahwa sistem internal seperti payroll dan HR tidak bisa lagi dianggap sekadar urusan back office.
Baca Artikel →
Meta resmi mengumumkan penggunaan data aktivitas bisnis di luar platform (off-site) untuk personalisasi feed dan AI. Saatnya merapikan pixel dan consent.
Baca Artikel →
Laporan CrowdStrike menunjukkan bahwa sebagian besar intrusi ke perusahaan teknologi tidak selalu dimulai dari tool yang lemah, tetapi dari identitas, akses, dan proses kerja jarak jauh yang terlalu mudah dipercaya.
Baca Artikel →
Rencana Starlink masuk India menunjukkan bahwa teknologi global tetap membutuhkan kepercayaan lokal, kepatuhan regulasi, dan kontrol operasional yang jelas.
Baca Artikel →
Zest menunjukkan bahwa rekomendasi digital akan semakin kuat ketika tidak hanya membaca apa yang orang katakan, tetapi juga apa yang benar-benar mereka lakukan.
Baca Artikel →